RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Warga Desa Banyu Mas Baru Kecamatan Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara (BU) mendadak heboh. Pasalnya, salah satu warganya bernama Ida Susanti Binti Suprayitno (22) diduga menghilang secara ghaib. Kejadian ini terjadi pada Senin sore (25/9) sekitar pukul 18.30 WIB, merasa kehilangan warga melakukan pencarian di lokasi hilangnya Ida beserta sepeda motornya di jalan lintas Arga Makmur-Bengkulu.
Data terhimpun, berdasarkan keterangan warga yang ditemui saat melakukan pencarian, mengatakan kronologinya Ida hilang secara ghaib ini, berawal saat ponsel Ida yang dihubungi warga. Dimana, Ida menceritakan, dirinya saat ini tidak tahu berada dimana karena disekelilingnya hutan belantara, dan saat ini ia tengah duduk di sebuah pondok bersama dengan nenek-nenek. Lanjutnya, bagaimana dirinya bisa berada disana bersama dengan sepeda motornya?. Ida sendiri tidak mengetahuinya, ini berawal saat ia usai mengantarkan suaminya ke Kecamatan Air Napal, dan berniat pulang. Setibanya ditengah jalan disekitar lokasi sawangan antara desa Sawang Lebar dan Desa Pesisir, sepeda motornya kehabisan minyak dan saat itu ada seorang nenek yang sudah tua, menghampirinya dan mengajaknya untuk mampir ke pondoknya karena hari sudah maghrib.
” Kami baru menduga pak dia hilang secara ghaib, dengan kata lain istilah di wilayah kami ini, ia dibawa sama Mak Somai (Sosok ghaib kepercayaan masyarakat dengan wujud nenek-nenek,red), ke rumahnya. Dugaan ini, sesuai dengan pengakuan Ida, melalui ponsel yang diangkat saat kami hubungi, Makanya saat ini kami tengah melakukan pencarian dengan meminta bantuan pihak Kepolisian,” ungkap warga tersebut.
Kapolsek Air Besi AKP Sodri melalui personil piketnya yang ditemui dilokasi TKP Bripka Andi, tidak membantah cerita warga tersebut. Pihaknya yang dimintai bantuan oleh warga, langsung terjun ke lokasi melakukan penyisiran dimana, korban menghilang.
” Iya, jika menurut keterangan warga seperti itu, dan saat ini kami pun ikut melakukan pencarian. Namun tidak menutup kemungkinan, jika apa yang diceritakan warga ini, dimana ponsel Ida memang masih aktif, kami akan berupaya menyisiri setiap pondok kebun warga yang ada di radius tempat hilangnya korban. Sementara waktu, kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, seperti apa kejadian ini secara detail, karena saat ini kita masih berupaya melakukan pencarian bersama warga,” singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan, sekitar pukul 02.30 WIB Dini Hari pada Selasa (26/9). Ida belum juga ditemukan, dan saat ini warga semakin memenuhi jalan raya melakukan pencarian, dengan menggunakan penerangan seadanya.
Laporan : Effendy

